This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 10 Januari 2011

PD Muhammadiyah Kirim Peserta Musywil Muhammadiyah SUmatera Utara






PD Muhammadiyah Kabupaten Karo mengirimkan utusan Musywil Muhammadiyah ke 11 Sumatera Utara sebanyak 5 peserta, yang terdiri dari 3 utusan dari PD Muhammadiyah Kab.Karo dan 2 peserta lagi mewakili PC Muhammadiyah Kabanjahe.Adapaun kelima peserta tersebut antara lain; Nursal Can ( Ketua PDM Kab.Karo ), drs.H.Erwin Tanjung ( Sekretaris PDM Kab,Karo ), Ahmad Suhaimi. S.Pd ( Bendahara PDM Karo) dan Ar.Dhani Rahim dan Hamdani utusan dari PCM Kabanjahe.

Album Musywil Muhammadiyah ke 11 Sumatera Utara






Musywil Muhammadiyah dan Aisyiyha ke 11 Sumatera Utara dilaksanakan pada tanggal 5 s.d. 9 Januari 2011 di Asrama Haji Medan. Musywil bersama ini dilaksanakan dalam rangka menyongsong abad ke 2 Muhammadiyah. Dengan harapan Musywil bersama ini ke depan persyarikatan akan dapat bersama-sama membangun ummat.

Musywil Muhammadiyah ke 11 Sumatera Utara dihadiri oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah H.Muhammad Muqaddas dan Drs. Syukrianto AR. Musywil Muhammadiyah ke 11 Sumatera Utara mengamanahkan kepada Prof.Dr. Asmuni sebagai ketua PW Muhamamdiyah Sumaterra Utara.

BVerikut ini adalah kenangan album Musywil Muhammadiyah ke 11 Sumatera Utara

Sabtu, 09 Oktober 2010

PW Aisyiyah Sumatera Utara bantu Korban Gunung SInabung


PW Aisyiyah Sumatera Utara mengadakan kunjungan ke PD Aisyiyah Kabupaten Karo pada hari Sabtu ( 9/10/10 ). Kunjungan ini selain konsolidasi organisasi juga memberikan bantuan kepada korban ghunung Sinabung yang berasal dari penggalangan dana dari seluruh PD Aisyiyah Se -Sumatera Utara. Dana yang terkumpul sebesar Rp.10.000.000,- diserahkan kepada PD Aisyiyah Kabupaten Karo untuk dapat dipergunakan sebaik-baiknya dalam kaitan musibah gunung Sinabung.

Keluarga Aisyiyah Bersilaturrahmi dengan Pengungsi






Keluarga Besar Aisyiyah Kabupaten Karo pada hari Jumat ( 8/10/10 )pada pukul 20.00 mengunjungi lokasi pengungsian gunung Sinabung di jambur Dalihan Natolu. Kegiatan ini yang di Koordinir oleh Posko Muhammadiyah. Pada kesempatan iniPosko Muhammadiyah Kab.Karo menyumbangkan jilbab bagi pengungsi muslim dan mukena (peralatan sholat ).

Hasil silaturrahmi ini ada beberapa hal yang merupakan permintaan kepada Posko Muhammadiyah Kab.Karo khususnya kepada PD Aisyiyah Tanah Karo. Diantaranya, mohon pembinaan keagamaan di desa mereka. Saat ini mereka mengeluhkan tidak adanya pembinaan agama bagi warga muslim di desa Suka Meriah, Simacem dan Bekerah. Begitu juga tenaga pengajar buat anak-anak muslim untuk belajar Al-Quran.

Mengingat begitu prihatinnya kondisi dakwah di daerah tersebut Posko Muhammadiyah Kab.Karo akan mencoba menjajaki pembinaan desa-desa tersebut oleh Muhammadiyah.

Sabtu, 02 Oktober 2010

Siswa MDA Muhammadiyah Kabanjahe Hibur Anak-Anak Pengungsi











Saat ini masih ada tiga desa korbasn gunung Sinabung yang berada di lokasi pengungsian. Yaitu masyarakat yang tinggal di desa Simacem, Bekerah ( Kecamatan Naman) dan desa Sukajadi ( Kecamatan Payung ). Masyarakat yang berasal dari tiga desa ini belum diperbolehkan pulang karena jaraknya dalam raius tiga kilometer dari gunung Sinabung. Lokasi pengungsian berada di dua lokasi yaitu, di Jambur Dalihan Natolu dan Gedung Nasional. Sampai saat ini belum ada kejelasan sampai kapan mereka berada dalam pengungsian.

Diperkirakan jumlah ummat dari ketiga desa tersebut lebih kurang 80 kk. Dari jumlah tersebut anak-anak muslim ada sekitar 100. Berkaitan dengan menghibur anak-anak khususnya anak-anak muslim, Posko Mujhammadiyah kab.Karo pada hari Minggu ( 3 Oktober 2010 )menurunkan nasyid anak-anak MDA Muhammadiyah Kabanjahe untuk menghibur. Tim Nasyid ini didampingi oleh Pengajar MDA Muhammadiyah kabanjahe, Ustazah Ita.Kunjungan diawali ke Lokasi Gedung Serbaguna pada pukul 09.00 - 10.30 wib, kemudian jambur Dalihan Natolu sampai jam 12.00. Alhamdulillah kinjungan ini mendapat sambutan tidak saja bagi anak-anak tetapi orang tua juga ikut bernyanyi bersama-sama. Selain kegiatan bernyanyi, Ustazah Ita juga mengadakan permainan menghibu dan juga mengajak anak-anak pengungsi untuk bercerita tentang kejadian awal meletusnya gunung Sinabung. Kegiatan pendampingan untuk anak-anak korban gunung Sinabung diakhiri dengan memanjatkan doa kepada Allah Swt.agar diberi kesabaran dalam menerima musibah ini dan harapan untuk dapat kembali ke desanya masing-masing.

Minggu, 26 September 2010

Silaturrahmi Syawal 1431H Keluarga Besar Muhammadiyah Sumatera Utara

Sabtu, 25 September 2010, PW Muhamamdiyah Sumatera dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara mengadakan Silaturrahmi Syawal 1431H dengan keluarga Besar Muhamamdiyah Sumatera Utara. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampus UMSu III jalan Mukhtar Basri. Silaturrahmi ini dihadiri oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah se-Sumatera Utara. Hadir pada acara tersebut Ketua Pimpinan Pusat Muhamamdiyah sekaliogus memberikan tausiyah Syawal, Dr. M.Fattah Wibisono, MA.

Dr.M.Fattah Wibisono, M.A , pada tauysiyahnya mengingatkan warga Muhammadiyah untuk mempererat Silaturrtahmi dan Ukwah sesama muslim. Kiasan ukhwah sesama muslim diibaratkan seperti sebuah jasad dan juga bangunan. Sebagai sebuah jasad(tubuh), seluruh bagian-bagian tubuh akan merasakan sakit bila salah satu bagian sakit. Begitu juga sebuah bangunan bisa bertdiri karena adanya campuran dari berbagai bahan bangunan. Oleh sebab itu agar ukhwah itu harus dapat saling memperkokoh dan memperkuat. Untuk itu kata Dr.M.Fattah Wibisono,M.A untuk memperkokoh ukhwah harus dihilangkan sifat-sifat seperti; merasa paling berjasa, merasa paling hebat,tidak melihat kelemahan kawan, dan saling mengingatkan.

Pada kesempatan silaturrahmi tersebut, dilaksanakan GAS ( gerakan Amal Soleh ) sebagai gerakan peduli terhadap bencana alam gunung Sinabung di tanah Karo. Gerakan spontan ini mendapat respon dari peserta Silaturrahmi untuk memberikan sumbangan. Pada acara penggalangan dana tersebut terkumpul dana lebih Rp. 15 juta ditambah 100 Dollar AS. Sebelumnya PP Muhammadiyah beserta PWM Sumatera Utara dan UMSU telah memberikan langsung kepada Posko Muhammadiyah Kab.Karo Rp.1o juta dan Posko Masjid Agung Kabanjahe Rp.10 Juta ketika kehadiran Prof.Dr.Din Syamsudin pada tanggal 2 September 2010.

Acara silaturrtahmi ini dilanjutkan dengan nonton bareng film " Sang Pencerah ". Film trentang kisah KH Ahmad Dahlan mendirikan Muhamamdiyah.

Selasa, 21 September 2010

PD Muhammadiyah Kab.Karo Kunjungi Pengungsi






Selasa, 21 September 2010 PD Muhammadiyah Kab.Karo mengunjungi pengungsi yang berada di Lokasi Pengungsian Gedung Nasiona Kabanjahe. Rombongan PDM Kab.Karo terdiri atas Nursal Can ( Ketua PDM Karo), Drs.H.Erwin Tanjung ( Sekretaris PDM Karo/ Koordinator Posko Muhammadiyah ), A.Suhaimi, S.Pd , Drs. M.Nur Caniago dan Teguh Purwoto.

Kegiatan dimulai dengan pelaksanaan shalat isya berjamaah kemudian pemberian tausiyah kepada para korban Gunung Sinabung. Pada kesempatan tersebut, Nursal Caniago mengharapkan kepada warga pengungsi yang merupakan juga warga Muhamamdiyah desa Tiga Pancur Kec. Simpang Empat agar sabar menerima musibah ini. Al-Quran juga menjelaskan bahwa manusia akan selalau diuji oleh Allh SWt.

leh sebab itu perlu kesabaran dan keikhlasan menghadapi musibah ini.

Drs.Erwin Tanjung, selaku Koordinator Posko Muhammadiyah Peduli pada kesempatan tersebut juga menyampaikan kepada warga Muhammadiyah yang mengungsi agar tetap istiqomah dalam ke-Islaman. Saat ini ada beberapa kegiatan ritual yang mulai dilaksanakan oleh beberapa kalangan masyarakat yang berbau syirik. Upacara itu adalah upacara ritual nenek moyang yang kita kenal dengan animisme dan dinamisme.

Oleh sebab itu, Drs. Erwin Tanjung menginmgatkan kepada ummat jangan ikjut-ikutan dengan acara riual tersebut. Jangan sampai musibah gunung Sinabung menimbulkan musibah yang lebih dahsyat lagi yaitu luntur akidah ummat Islam.

Sebelum mengakhiri acara tersebut, Teguh Purwoto menghibur para poengungsi dengan guyon-guyon yang mampu menghibur masyarakat. Apalagi dengan intonasi dan gaya bahasa yang kental dialek jawanya. Terlihat jamaah cukup puas dan terhibur.